Jumat, 18 Desember 2015

PTKOM , TEORI PRAGMA DIACLETICA



Nama : JUWITA PUTRI ARIZAHAN
Npm : D1E013063
Jurusan : IlmuKomunikasi 2013
Tugas : PTKOM
PRAGMA-DIALECTICA
Menurut unsur  5W + 1H
            Pragma Dialectica yaitu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis dan member asumsi wacana argumentasi dan teks . Karakteristik dari kajian pragma dialektika dalam argumentasi  ,yaitu kajian ini merepresentasikan bahwa argumentasi dikaji dari sudut pandang komunikasi . Argumentasi dipandang sebagai tipe komunikasi yang bertujuan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan uji kritis keberterimaan argument dasar yang menjadi bagian dari pertukaran sudut pandang diantara dua pihak yang mempunyai pendapat yang berbeda . Pragma –dialektika adalah integrasi dua keilmuan yaitu dialetika dan pragmatic .Dialektika adalah kajian yang focus pada cara petukaran argument dan pragmatic focus pada penggunaan bahasa dalam komunikasi (Eemeren, Houtlosser&Honkemas, 2007:17) .orang-orang yang dapat memberikan argument dengan siapa pun ketika adanay suatu forum-forum ataupun rapat dalam memecahkan suatu masalah dalam masyarakat. pragma-dialektika ketika terjadinya integrasi dua ilmuan terhadap memberikan argumentasi yang penting yaitu bersifat positif , lagi pula pragma-dialektika bias terjadi dimana pun ketika seseorang dapat melakukan interaksi dalam menyampaikan suatu asumsi argumentasi dalam sudut pandang apapun .
Menurut theory Hamblin , system dialetikal yang terjadi adanya dialog antara dua partisipan . struktur dari dialog ini mempunyai tiga komponen dasar , pertama dialog ini mempunyai dua partisipan , proponen dan responden atau sering disebut dengan pihak hitam dan putih . kedua ,ada satuan langkah (adapertanyaandanjawaban) yang dibuat oleh kedua partisipan . ketiga , langkahtersebutdibuatdenganrentetan yang rafi , pihakproponenmelangkahlebihdulu , kemudian pihak responden , kemudian mereka mengambil urutan mereka masing masing dengan cara yang teratur ( Walton , 2007:167) . Kajian pragma-dialektika didasarkan pada empat prinsip meta-teoritikal yaitu eksternalisasi ,sosialisasi , fungsionalisasi dan dialektifikasi (EemerendanGrootendorst , 2004:14) . penggunaan prinsip-prinsip tersebut , berarti menggabungkan poinkritis dan empiris didalam wacana argumentasi , dengan memberikan dimensinormatife dan diskriptif pada kajian argumentasi , sehingga menciptakan teori yang tepat untuk menganalisis dan mengevaluasi diskusi argumentative dan teks .. pragma dialetika banyak sekali mempunyai cara dalam pertukaran argumentasi dalam hal berpendapat ataupun sebagainya dan juga bias terjadi dalam hal keilmuan dimana suatu argumentasi ataupun mendapat yang bias lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa yang baik , benar dan yang terpenting selagi argumentasi tersebut bersifatpositif , agar dalam menyelesaikan suatu permasalahan dapat dengan melakukan ujikritis dalam menggunakan argumentasi tersebut .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar