Nama
: JUWITA PUTRI ARIZAHAN
Npm : D1E013063
Jurusan : IlmuKomunikasi 2013
Tugas : PTKOM
Npm : D1E013063
Jurusan : IlmuKomunikasi 2013
Tugas : PTKOM
PRAGMA-DIALECTICA
Menurut unsur 5W + 1H
Pragma
Dialectica yaitu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis dan member asumsi
wacana argumentasi dan teks . Karakteristik dari kajian pragma dialektika dalam
argumentasi ,yaitu kajian ini merepresentasikan
bahwa argumentasi dikaji dari sudut pandang komunikasi . Argumentasi dipandang sebagai
tipe komunikasi yang bertujuan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan uji
kritis keberterimaan argument dasar yang menjadi bagian dari pertukaran sudut pandang
diantara dua pihak yang mempunyai pendapat yang berbeda . Pragma –dialektika adalah
integrasi dua keilmuan yaitu dialetika dan pragmatic .Dialektika adalah kajian
yang focus pada cara petukaran argument dan pragmatic focus pada penggunaan bahasa
dalam komunikasi (Eemeren, Houtlosser&Honkemas, 2007:17) .orang-orang yang
dapat memberikan argument dengan siapa pun ketika adanay suatu forum-forum
ataupun rapat dalam memecahkan suatu masalah dalam masyarakat.
pragma-dialektika ketika terjadinya integrasi dua ilmuan terhadap memberikan argumentasi
yang penting yaitu bersifat positif , lagi pula pragma-dialektika bias terjadi dimana
pun ketika seseorang dapat melakukan interaksi dalam menyampaikan suatu asumsi argumentasi
dalam sudut pandang apapun .
Menurut theory Hamblin , system dialetikal yang
terjadi adanya dialog antara dua partisipan . struktur dari dialog ini mempunyai
tiga komponen dasar , pertama dialog ini mempunyai dua partisipan , proponen dan
responden atau sering disebut dengan pihak hitam dan putih . kedua ,ada satuan langkah
(adapertanyaandanjawaban) yang dibuat oleh kedua partisipan . ketiga ,
langkahtersebutdibuatdenganrentetan yang rafi , pihakproponenmelangkahlebihdulu
, kemudian pihak responden , kemudian mereka mengambil urutan mereka masing masing
dengan cara yang teratur ( Walton , 2007:167) . Kajian pragma-dialektika didasarkan
pada empat prinsip meta-teoritikal yaitu eksternalisasi ,sosialisasi ,
fungsionalisasi dan dialektifikasi (EemerendanGrootendorst , 2004:14) .
penggunaan prinsip-prinsip tersebut , berarti menggabungkan poinkritis dan empiris
didalam wacana argumentasi , dengan memberikan dimensinormatife dan diskriptif pada
kajian argumentasi , sehingga menciptakan teori yang tepat untuk menganalisis dan
mengevaluasi diskusi argumentative dan teks .. pragma dialetika banyak sekali mempunyai
cara dalam pertukaran argumentasi dalam hal berpendapat ataupun sebagainya dan juga
bias terjadi dalam hal keilmuan dimana suatu argumentasi ataupun mendapat yang bias
lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa yang baik
, benar dan yang terpenting selagi argumentasi tersebut bersifatpositif , agar
dalam menyelesaikan suatu permasalahan dapat dengan melakukan ujikritis dalam menggunakan
argumentasi tersebut .